Showing posts with label Persiapan Universitas. Show all posts
Showing posts with label Persiapan Universitas. Show all posts

Friday, August 29, 2014

Vorprüfungsdokumentation

Beberapa universitas di jerman meminta kamu untuk menyerahkan bukti "Vorprüfungsdokumentation" (VPD) lewat uni-assist pada saat kamu mendaftar kuliah. Apa sebenarnya VPD dan bagaimana mendapatkannya?

Apa itu VPD?
VPD atau Vorprüfungsdokumentation adalah semacam sertifikat yang dikeluarkan oleh uni-assist yang berisi daftar nilai-nilai ijazah kamu yang sudah dikonversikan ke sistem nilai Jerman. 

Universitas apa saja yang mengharuskan saya menyerahkan VPD?
Daftar universitasnya bisa kamu lihat di link ini:

Apakah saya harus melakukan VPD?
Jawabannya: tergantung kebijakan universitas masing-masing. Beberapa universitas tidak mengharuskan VPD bagi lulusan Studienkolleg, tapi di beberapa universitas lainnya kamu diminta melakukan VPD (misal untuk pendaftaran di Uni Heidelberg jurusan Medizin, Zahnmedizin, Pharmazie). Cek website universitas masing-masing untuk memastikan.

Bagaimana saya melakukan VPD?
  • Kemudian, kirimkan dokumen-dokumen yang bersangkutan ke alamat uni-assist.
  • PENTING: Jangan lupa untuk memastikan apakah ada formulir tambahan tertentu yang harus kamu isi untuk proses VPD. Misal, di TUM ada formulir khusus yang harus kamu isi seperti ini (tidak bisa dipakai untuk universitas lain, maka dari itu lihat terlebih dahulu di website universitas apakah ada formulir khusus)
  • Setelah uni-assist selesai mengerjakan VPD kamu, maka dokumen-dokumen kamu akan dikembalikan lagi oleh uni-assist disertai dengan sertifikat hasil VPD.  
  • Setelah menerima ini, kirimkan semua dokumen-dokumen tadi beserta dengan FORMULIR PENDAFTARAN yang sudah kamu tanda tangani beserta dokumen tambahan lainnya LANGSUNG KE UNIVERSITAS. 
Jadi, singkatnya:
online Bewerbung uni-assist --> Bearbeitung --> dikirim kembali ke kamu --> Universitas

Apa yang harus saya perhatikan dalam proses VPD?
Proses VPD ini memakan waktu yang LAMA karena oleh uni-assist dokumen kamu baru dikerjakan setelah biaya sudah kamu transfer. Pengerjaan dokumen ini memakan waktu 4-6 MINGGU. Setelah itu uni-assist akan mengirimkan kembali dokumen ini ke kamu, waktu pengiriman bisa sekitar 1-3 MINGGU karena tentunya uni-assist tidak memakai layanan pengiriman express. Setelah itu baru kamu bisa mengirimkannya ke universitas, waktu pengiriman paling cepat sekitar 3 HARI - 1 MINGGU. Jadi SISIHKAN WAKTU YANG CUKUP untuk melakukan VPD ini.

Step by Step Mendaftar Lewat Uni-Assist

Saya mendapat cukup banyak pertanyaan tentang pendaftaran lewat uni-assist. Apa itu uni assist? Silakan buka link ini. Mendaftar lewat uni-assist memang saya akui cukup ribet karena harus mengisi satu-persatu data-data yang ada. Untuk memperjelas, berikut saya buat step by step pendaftarannya. Silakan klik gambar untuk memperbesar.

PENTING: Sebelumnya silakan BACA DULU informasi di website uni-assist:


untuk info step-by-step online application. Di dalam website ini sudah tertulis secara rinci apa saja yang perlu kamu lakukan. Tinggal melakukan urut sesuai yang tertulis maka saya kira pendaftaran kamu akan berjalan dengan mulus.

Selain itu perhatikan juga:
  • Deadline khusus yang diberikan oleh universitas (link)
  • Lihat di website universitas apakah kamu perlu mendaftar lewat uni-assist (ada kalanya lulusan Studienkolleg diminta langsung mendaftar ke universitas)
  • Apakah ada formulir pendaftaran khusus yang disediakan oleh universitas (link)
Karena saya rasa informasi lainnya dari website uni-assist sudah jelas, yang akan saya bahas adalah cara mengisi formulir, dari membuka account hingga mengirimkan formulir pendaftaran.  

1. Buka portal online application di http://www.uni-assist.de/online/ 

2. Jika kamu belum memiliki account, klik tombol "Registrierung" untuk membuka account baru. Jika sudah, cukup log in dengan mengklik tombol "Anmelden"



3.  Kamu akan diminta untuk mengisi data diri kamu untuk registrasi


Berikut contoh data diri yang perlu diisi


 4. Jika sudah berhasil maka kamu akan mendapatkan email untuk verifikasi dari uni-assist.


5. Cek inbox kamu, klik link yang diberikan untuk melakukan verifikasi email



6. Sekarang kamu bisa memulai pendaftaran. Klik tombol "Grundfragen" untuk mengisi data diri. Dengan mengisi data-data ini maka kamu tidak perlu mengulangnya setiap mengisi formulir pendaftaran baru, akan terisi secara otomatis (penjelasan lebih lanjut di gambar)
 


 




7. Periksa kelengkapan data kamu sekali lagi, untuk melanjutkan pengisian klik "Angaben Bestätigen un Weiter". Untuk memperbaiki data, klik "Angaben Verändern".
 



8. Kamu akan masuk ke halaman "Studienangebot Suchen" untuk mencari jurusan yang kamu inginkan.


9. Jika jurusan yang kamu inginkan ada di universitas pilihan kamu, kamu bisa memulai mengisi formulir pendaftaran.


10. Kamu akan dibawa ke halaman "Antrag" untuk melengkapi formulir pendaftaran. 



11. Untuk mengisi pertanyaan-pertanyaan yang ada di Antrag, kamu bisa membaca post saya tentang hal tersebut disini: http://therookieadvisor.blogspot.com/2013/08/mengisi-antrag-auf-zulassung-untuk.html




12. Jangan lupa untuk mengupload dokumen-dokumen yang diperlukan untuk disertakan bersama formulir pendaftaran kamu. Dokumen-dokumen yang diperlukan bisa dilihat disini: http://therookieadvisor.blogspot.com/2013/06/dokumenuniversitas.html


13. Jika kamu sudah selesai mengisi formulir, PERIKSA DATA KAMU LAGI, apakah sudah lengkap dan benar, karena SETELAH DIKIRIMKAN DATA TIDAK BISA DIGANTI. Print formulir pendaftaran ini dengan mengklik "Antrag drucken". Kamu akan mendapatkan file pdf yang siap di print. Print-out formulir ini harus kamu tanda tangani dan kamu kirim sekali lagi secara pos ke uni-assist bersama dengan legalisir dokumen-dokumen yang tadi sudah kamu upload.


14. Klik "Elektronisch übermitteln" untuk mengirim formulir secara elektronik. PERHATIAN: Ini bukan berarti pendaftaran kamu sudah masuk, jika DOKUMEN KAMU SECARA POS sudah diterima oleh uni-assist baru pendaftaran kamu akan dikerjakan. 



 15. Untuk mendaftar ke universitas lain atau mendaftar jurusan lain, klik menu "Antrag" kemudain klik "Neuen Antrag anlegen"


16. Kamu bisa mengupload dokumen-dokumen yang diperlukan di menu "Dteien hochladen und verwalten"

17. Setelah semua pendaftaran selesai, BAYAR biaya pendaftaran lewat uni-assist. Cara membayar bisa dilihat di link ini: http://therookieadvisor.blogspot.com/2013/06/uni-assist-ev.html

18. PRINT FORMULIR PENDAFTARAN, kirimkan bersama LEGALISIR dokumen-dokumen kamu ke alamat uni-assist, bisa kamu lihat disini: http://www.uni-assist.de/kontakt.html (tidak saya tuliskan alamat rinci disini, takutnya setelah tulisan ini ditulis alamat uni-assist berubah)

19. Ikuti langkah-langkah selanjutnya yang tertulis di website ini: http://www.uni-assist.de/onlinebewerbung

 

Wednesday, September 11, 2013

Administrasi dan Formalitas di Jerman

Grüß dich! Saat ini saya sudah berada di München dan baru saja menyelesaikan beberapa administrasi dan formalitas yang diperlukan untuk studi di kota ini. Nah dibawah ini saya tuliskan beberapa hal yang harus kamu selesaikan setelah tiba disini secara berurutan. Ini asumsinya bahwa kamu telah melakukan immatrikulasi (daftar ulang). Untuk post mengenai Immatrikulasi, bisa kamu lihat disini.

  1. Mencari akomodasi
  2. Melakukan Stadtanmeldung
  3. Mengaktivasi rekening di Deutsche Bank
  4. Mengambil kartu asuransi sementara
Untuk selengkapnya saya telah membuat post satu per satu tentang ini, bisa kamu klik linknya di poin-poin diatas.

Tuesday, September 10, 2013

Setelah Mendapat Zulassung: Persiapan untuk Immatrikulation

Hari yang ditunggu ternyata sudah tiba, akhirnya kamu mendapat Zulassung (surat penerimaan) dari universitas yang dituju. Tapi tunggu dulu, Zulassung ini bukan berarti kamu bisa langsung belajar di universitas tersebut. Kamu harus memenuhi beberapa syarat-syarat yang diminta untuk bisa melakukan Immatrikulation (daftar ulang) untuk benar-benar terdaftar di universitas tersebut.

Jika jurusan kamu zulassungsfrei:
Ini berarti kamu tinggal datang pada tanggal yang ditentukan (tanggal Immatrikulation tertera di Zulassung) untuk melakukan Immatrikulation. Biasanya bersamaan dengan Zulassung akan ditulis juga apa saja yang harus dibawa pada saat Immatrikulation.

Jika jurusan kamu zulassungsbeschränkt (ada NC):
Biasanya dikarenakan jumlah Studienplatz yang terbatas maka kamu diminta untuk memberikan kabar kepada pihak universitas secepatnya, apakah kamu jadi mengambil tempat ini atau tidak. Bersamaan dengan Zulassung biasanya akan dikirimkan juga Annahmeerklärung, semacam dokumen yang menyatakan bahwa kamu menerima Studienplatz ini. Jika kamu masih kurang yakin ingin mengambil tempat di universitas tersebut dan masih menunggu Zulassung dari universitas lain, saran saya tetap ambil saja Studienplatz yang telah ditawarkan, karena sebelum kamu melakukan Immatrikulation biasanya masih bisa kamu tolak lagi. Saya sendiri sebelum mendapatkan Zulassung dari TUM terlebih dulu mengambil Studienplatz dari Uni Bonn, dan setelah saya mendapatkan Zulassung dari TUM saya kembali mengabarkan bahwa saya harus kembali menolak Studienplatz tersebut karena sudah melakukan Immatrikulation di universitas lain.

Setelah kamu mendapatkan Zulassung, ada beberapa hal yang harus kamu penuhi untuk bisa melakukan Immatrikulation (daftar ulang), yaitu:
  • Membayar Studienbeitrag.
    Untuk masalah Studienbeitrag, saya sarankan untuk mentransfer biaya ini dari Indonesia, jika kamu tidak ada kenalan yang bisa diminta tolong untuk mentransfer dari rekening Jerman, karena aktivasi rekening di Deutsche Bank sendiri (setelah nanti kamu sampai di Jerman) butuh beberapa minggu sehingga lebih baik melakukan transfer ini dari Indonesia untuk menghindari kerepotan masalah transfer biaya.
  • Menyelesaikan masalah asuransi.
    Asuransi yang dimaksud adalah asuransi pemerintah di Jerman (gesetzliche Krankenversicherung) bukan asuransi swasta. Biaya asuransi pemerintah di Jerman sama untuk semua perusahaan asuransi pemerintah, yaitu sekitar 79 Euro per bulan untuk mahasiswa. Beberapa perusahaan asuransi pemerintah di Jerman antara lain AOK, TK, Barmer GEK, DAK, dll. Kebanyakan mahasiswa disini memakai TK atau AOK. Untuk mendaftar asuransi, kamu harus punya alamat di Jerman. Alamat ini bisa kamu tuliskan alamat teman kamu yang telah tinggal di Jerman jika kamu belum punya tempat tinggal disini. Nanti kartu asuransi akan diantarkan ke alamat tersebut. Untuk mendaftar asuransi mahasiwa, cukup tuliskan email kepada pihak asuransi yang kamu tuju, biasanya mereka akan mengirimkan sebuah formulir pendaftaran yang bisa kamu isi. Formulir ini tinggal kamu isi, tanda tangan, kemudian kirimkan juga bukti Zulassung (surat penerimaan) kamu dari universitas serta fotokopi Paspor kamu. Semua dokumen ini dikirimkan kembali lewat email ke kontak kamu tersebut, dan beberapa waktu kemudian kamu akan mendapatkan dokumen tentang Versicherungsbescheinigung yang intinya mengatakan bahwa kamu telah terasuransi di perusahaan tersebut. Bukti ini kamu print dan serahkan kepada universitas kamu untuk bisa melakukan Immatrikulasi.
Di TUM sendiri proses Immatrikulasi dilakukan secara online di account TUM kamu, jadi setelah kamu menyelesaikan 2 syarat diatas, maka kamu akan otomatis langsung terimmatrikulasi dan bisa mendownload beberapa dokumen-dokumen seperti Immatrikulationsbescheinigung, dll. Selain itu kamu juga sudah bisa mengambil Student Card (Studentenausweis) kamu setelah nanti sampai di Jerman.

Wednesday, August 14, 2013

TestAS

TestAS (Test für Ausländische Studierende) merupakan semacam tes kemampuan akademik atau tes IQ untuk mahasiswa asing. Untuk saat ini partisipasi dalam TestAS tahun 2013 ini masih gratis tapi rumornya dalam waktu dekat akan mulai dikenakan biaya.

Apa saja yang dijadikan bahan TestAS?
TestAS dibagi dua, yaitu Kerntest dan tes berdasarkan modul pilihan. Kerntest (Core test) berisi pertanyaan secara umum, seperti Matematika, bahasa, dll. (seperti halnya dalam tes IQ). Selain itu kamu juga diberi kesempatan untuk memilih satu dari 4 modul yang ada. Pilihlah modul yang sesuai dengan jurusan yang akan kamu tuju. 4 modul yang ada, yaitu:
  • Geistes- , Kultur- und Gesellschaftswissenschaften (Humanities, Cultural Studies, and Social Sciences)
  • Ingenieurwissenschaften (Engineering)
  • Mathematik, Informatik, und Naturwissenschaften (Mathematics, Computer Science, and Natural Sciences)
  • Wirtschaftswissenschaften (Economics)
Bagaimana caranya berpartisipasi dalam TestAS?
Pertama-tama yang kamu butuhkan adalah nomor TAN untuk mendaftar TestAS. Nomor TAN ini bisa kamu peroleh di Testzentrum (test centre) TestAS. Link ini berisi daftar test centre TestAS di Indonesia dan di seluruh dunia. Untuk Testzentrum di Jerman, klik di sini

Setelah mendapatkan nomor TAN, buka link ini (for test takers / Teilnehmer) kemudian klik menu "Anmeldung zur Prüfung". Disini kamu bisa memilih dimana kamu akan mengikuti testAS. Nantinya kamu akan diberi pilihan modul apa yang akan kamu pilih serta bahasa tes yang kamu mau. Tes ini bisa dilakukan dalam bahasa Inggris atau Jerman. Setelah itu, kamu akan diminta mengisi data untuk account pribadi kamu di testas.de. Account ini akan kamu gunakan untuk mendownload bukti pendaftaran yang harus kamu bawa pada saat hari H, serta mendownload sertifikat hasil testAS kamu. 

Setelah kamu berhasil membuka account di testas.de dan mendaftar testnya, dalam beberapa hari kamu akan mendapatkan bukti pendaftaran yang harus kamu bawa pada saat hari berlangsungnya tes. Tes berlangsung sekitar 6 jam (3 jam untuk Kerntest dan 3 Jam untuk tes modul). Hasil dari testAS bisa kamu dapatkan kurang lebih 1 bulan setelah tes, dan bisa didownload di account kamu.

Apa keuntungan TestAS?
Jika kamu memiliki hasil TestAS yang bagus maka ini akan membawa keuntungan pada saat aplikasi universitas. Beberapa universitas akan menurunkan nilai kamu jika testAS kamu baik. Misal nilai FSP kamu 1,7, di beberapa universitas jika nilai TestAS kamu mencapai standar tertentu akan mendapat potongan nilai yang cukup besar, misal 0,4. Jadi di universitas ini nilai kamu dianggap 1,3. Namun memang tidak semua universitas menawarkan keuntungan untuk peserta TestAS. Untuk mengetahui apakah ada keuntungan bagi peserta TestAS, hubungi universitas masing-masing. Dalam pengiriman aplikasi, saya sarankan untuk selalu mengirim hasil TestAS jika memang hasilnya bagus, siapa tahu bisa jadi bahan pertimbangan untuk diterima di universitas tersebut.

Tuesday, August 13, 2013

Mengisi Antrag auf Zulassung untuk Pendaftaran Universitas

Seperti yang sudah saya tulis di post ini, ada berbagai macam jenis Antrag auf Zulassung yang diminta oleh universitas. Antrag mana yang diminta oleh universitas, tergantung universitas itu sendiri. Nah, berikut akan saya coba tuliskan cara pengisian Antrag auf Zulassung ini. Antrag yang saya pakai dalam contoh ini adalah Antrag standar dari DAAD. Sebenarnya sih pertanyaan / yang harus diisi di Antrag DAAD dan Antrag lain dari universitas tidak terlalu beda jauh.

Antragnya sendiri bisa didapatkan disini

Sedikit petunjuk sebelum pengisian: Yang disii disini adalah kotak dengan border warna biru. Untuk kotak berwarna abu-abu di sebelah kanan, itu jangan diisi. Ini akan diisi oleh Sachbearbeiter (bagian dari Universitas yang mengurus pendaftaran kamu)

  • Wintersemester / Sommersemester (pilih semester yang akan kamu ikuti)
  • an der (tuliskan nama universitas kamu)
Angaben zum beabsichtigten Studium
  • Studiengang 1. Wahl: Umumnya yang perlu diisi hanyalah 1. Hauptfach oder Kernfach (kotak pertama). Jika misal kamu memilih jurusan yang memang 2 Fächer (double degree) maka isi juga kotak kedua. Saya sendiri hanya mengisi kotak pertama, karena saya hanya berniat melanjutkan studi S1 untuk 1 jurusan saja. Untuk Fachsemester, tulis 1 jika kamu ingin melanjutkan studi mulai dari semester pertama.
  • Angestrebter Studienabschluss in Deutschland: untuk Bachelor dan Master saya rasa cukup jelas. Promotion ini maksudnya Doktor (S3). Sedangkan perlu diperhatikan untuk Staatsexamen, ada beberapa jurusan S1 di Jerman misal Lebensmittelchemie, Medizin, Zahnmedizin, dll. dimana kamu akan harus mengikuti Staatsexamen. Jadi untuk ini pilih Staatsexamen. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai Studienabschluss (gelar) yang kamu dapat, coba lihat di website universitas yang akan dituju.
  • Studiengang 2. Wahl: Ini maksudnya jurusan cadangan. Jika kamu tidak diterima di jurusan pertama, maka kamu akan dimasukkan di jurusan kedua. Tapi syaratnya jurusan yang kamu pilih di 2. Wahl ini tidak boleh jurusan yang zulassungsbeschränkt.
 Angaben zur Person (harus ditulis sesuai dengan paspor)
  • Familienname: Nama belakang
  • Vorname und Namenszusätze: Nama depan dan nama tengah
  • Staatsangehörigkeiten: INDONESIEN

Korrespondenzadresse
Alamat ini akan menjadi tujuan dari pengiriman dokumen kamu. Bisa ditulis alamat rumah kamu di Indonesia atau alamat saudara / teman di Jerman yang kamu minta untuk menerima dokumen-dokumen dari Jerman bagi kamu
  • c/o: ini maksudnya nama dari penerima yang dituju (jika akan dikirimkan ke tempat tinggal kamu, maka tulis nama kamu. Jika akan dikirimkan ke orang lain yang kamu tuju, misal sanak saudara atau teman di Jerman, tuliskan nama mereka)
Angaben zur Vorbildung
  • Schulausbildung: 
    • untuk bagian von-bis, cukup tuliskan tahunnya saja. Nanti bisa kamu perjelas dengan bulannya di Lebenslauf kamu. Tuliskan secara rinci riwayat sekolah kamu dari SD hingga SMA.
  • Schulabschlusszeugnis: (untuk SMA di Indonesia berarti Ijazah)
    • Datum: tanggal dibuatnya Ijazah kamu, ini akan tertera di Ijazah. Tulis sesuai apa yang tertera disana. 
    • Originalbezeichnung: Jika Schulabschluss kamu berupa Ijazah, tulis IJAZAH (SMA).
    • Staat: Negara yang mengeluarkan, berarti INDONESIEN
  • Haben Sie eine Hochschulaufnameprüfung gemacht? Ini maksudnya tes masuk universitas (semacam SNMPTN. Jika kamu pernah mengikuti, tulis tanggal tepatnya kamu mengikuti, dan jenis tes yang kamu ikuti. Saya mengosongi bagian ini karena saya tidak pernah mengikutinya
  • Studienkolleg / Feststellungsprüfung. Beberapa hal yang harus diisi di kolom ini antara lain:
    •  Untuk kolom von-bis, tulis bulan dan tahun kamu mengikuti Studienkolleg (tidak perlu di satu kotak, bisa menggunakan kotak berikutnya jika tidak cukup)
    • Di kolom Ihre Angaben, tuliskan Nama Studienkolleg kamu, kota dimana kamu mengikuti Studienkolleg tersebut, kemudian dibawahnya tuliskan tanggal kamu memperoleh Ijazah Feststellungsprüfung (tertera di Ijazah FSP) dan berapa kali kamu mengikuti Feststellungsprüfung.
  • Studium, weiterführende ausbildung, Praktika...: Isilah dengan kegiatan Vorpraktikum / Praktikum (magang) yang pernah kamu lakukan yang sudah selesai. Tuliskan kapan kamu mengikuti kegiatan ini (von-bis), kemudian apa jabatan kamu, di bagian apa kamu melakukannya, nama perusahaan tempat kamu melakukannya. 
  • Tätigkeiten bis zur Antragsstellung: Apa yang kamu lakukan sampai pada saat kamu mengisi Antrag ini, yang relevan dengan universitas. Misalnya: Vorpraktikum yang masih berjalan, les bahasa Jerman, menjadi voluntir di sebuah organisasi, dll.
Sprachkenntnisse
  • Deutschkenntnisse
    • Haben Sie Deutsch gelernt: pastinya, ja.
    • Wenn Ja, wo? Tuliskan kota/negara dimana kamu terakhir belajar bahasa Jerman. Untuk saya, saya menulis Jakarta, Indonesien
    • Welches Niveau? Tingkatan terakhir bahasa Jerman kamu. Untuk lulusan Studienkolleg berarti C1
    • Wie viele Stunden? Karena saya menuliskan C1, saya tuliskan 800 jam. Ini hanya perkiraan saja sih, karena di internet tertulis bahwa lulusan C1 sudah mengikuti pelajaran bahasa Jerman kira-kira 800 jam. Untuk lulusan B1 sekitar 480 jam.
    • Genaue Bezeichnung der Institution: Nama institut / tempat dimana kamu terakhir belajar bahasa Jerman. Ini saya tulis Studienkolleg Indonesien. Bisa juga ditulis misal Goethe Institut Jakarta.
    • Genaue Bezeichnung erworbener Sprachzeugnisse: Ijazah terakhir yang kamu dapatkan. Karena saya lulusan Studienkolleg, maka bukti kemampuan bahasa Jerman saya adalah Feststellungsprüfung. Saya tulis Feststellungsprüfung, Fach Deutsch. Untuk yang lainnya bisa ditulis misal tes DSH-2, testDAF, Goethe Institut C1
    • Ort und Datum des Erwerbs angeben: Tuliskan tempat dan tanggal yang tertera di Ijazah.
    • Untuk kolom-kolom Haben Sie, pilih Ja / Nein. Jika semua kamu isi Nein, maka pilih Ja di Sonstige Nachweise. Pada kotak Genaue Bezeichnung tuliskan lagi Genaue Bezeichnung erworbener Sprachzeugnisse (untuk saya, Feststellungsprüfung, Fach Deutsch)
    • Note, Niveaustufe: Nilai yang tertera pada sertifikat kamu, kemudian tingkatan yang tertera pada sertifikat (apakah B1, B2, atau C1)
    • Befinden Sie sich zur Zeit in einem Deutschkurs, Genaue Bezeichnung der Institution: Jika kamu saat ini masih les bahasa, pilih Ja dan tuliskan tempat lesnya. Jika tidak, cukup pilih Nein.
  • Englischkenntnisse: Jika kamu memang pernah mengikuti tes bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS, tuliskan juga hasilnya dan jangan lupa menyertakan legalisir dari sertifikatnya pada saat pengiriman dokumen. Untuk S1 dimana pelajaran kebanyakan semua dalam bahasa Jerman, tidak perlu menyertakan dokumen ini / mengisi bagian ini jika memang tidak pernah mengikuti.
  • Weiter Sprachkenntnisse: Yang dimaksud disini adalah kemampuan bahasa yang bisa dibuktikan dengan sertifikat. Jadi, misal saya selain bahasa Inggris bisa bahasa Mandarin, tapi karena saya belum pernah mengikuti tes bahasa ini (tidak ada bukti konkret) maka saya tidak melampirkannya dalam formulir. Untuk Note dan Niveaustufe, sesuaikan dengan standar Jerman (Nilai 1-5, Stufe A1 - C2)
Weitere zulassungsrelevante Fragen
  • Studienfinanzierung: Jika kamu mendapatkan beasiswa, pilih Ja pada pertanyaan Erhalten Sie ein Stipendium, tuliskan juga siapa yang memberikan kamu beasiswa. Jika tidak (kuliah dibiayai sendiri), tuliskan "Familie" atau "Eltern" pada Andere Finanzierungsquellen
  • Ist Ihnen...Asylrecht gewährt worden: Nein
  • Kann der beantragte Studiengang im Heimatland studiert werden? Ada tidak jurusan ini di Indonesia. Jika ada pilih Ja, jika tidak Nein. Isi pertanyaan ini dengan jujur. Misal, tidak mungkin kan jika anda menuliskan akan kuliah di jurusan Informatik lalu mengaku bahwa jurusan ini tidak ada di Indonesia?
  • Gehören Sie...Minderheit im Ausland an? Nein
  • Nehmen Sie an einem Austauschprogram mit unserer Hochschule teil? Jika kamu mengikuti program exchange, pilih Ja. Tulis jenis program yang kamu ikuti pada bagian "An Welchem?" dan universitas asal kamu pada bagian "Heimathochschule". Jika tidak, pilih Nein. 
Ablegen dest TestAS
  •  Haben Sie den TestAS abgelegt? Pilih Ja jika kamu pernah mengikuti TestAS. Di pertanyaan selanjutnya, tuliskan hasil TestAS kamu sesuai yang tertera di sertifikat. Sertifikat TestASnya juga harus kamu sertakan pada saat pengiriman aplikasi. Sebagai info: Standardwert maksudnya "Standard Score" dan Prozentrang maksudnya "Percentile Rank". Ini juga ditulis secara jelas di sertifikat.
  • Jika kamu tidak mengikuti TestAS atau kamu mengikuti semacam test IQ yang sejenis, bisa juga disertakan di pertanyaan nomor 7.2, tentunya dengan menyertakan bukti keikutsertaan kamu. 
Andere Bewerbungen
  • Haben Sie sich bereits in früheren Semester an unserer Hochschule beworben? Jika kamu baru pertama kali mendaftar, pilih nein. Jika Ja, tuliskan kapan kamu mendaftar (Wintersemester atau Sommersemester, berikut tahunnya). 
  • Nennen Sie alle weiteren deutschen Hochschulen...haben. Tuliskan 3 universitas lainnya dimana kamu mendaftar saat ini atau yang pernah kamu daftar.
Besondere Gründe für die Wahl der Hochschule
Disini kamu menulis sedikit alasan kenapa kamu ingin mendaftar di universitas ini, semacam versi singkat dari Motivationsschreiben. Tidak perlu terlalu lengkap, asal memenuhi tempat yang ada. Untuk versi yang lebih panjangnya nanti bisa kamu tambahkan di Motivationsschreiben kamu.

Antrag auf Zulassung zur Feststellungsprüfung
  • Beantragen Sie zum kommenden Semester die Aufnahme in ein Studienkolleg...Feststellungsprüfung? Untuk lulusan Studienkolleg atau untuk kamu yang tidak memerlukan Studienkolleg, pilih Nein.
  • Haben Sie bereits an einer Aufnahmeprüfung zum Studienkolleg teilgenommen? Jika kamu lulusan Studienkolleg pastinya pernah mengikuti Aufnahmeprüfung. Pilih "Ja" dan jika kamu mengikuti Prüfung sekali, tulis "1" pada pertanyaan Wie oft. Tuliskan juga tempat dan tanggal kamu mengikuti ujian ini.
Untuk pertanyaan lainnya saya rasa cukup jelas, namun untuk lebih memperjelas berikut saya sertakan contoh Antrag yang diberikan oleh inobis

Monday, June 24, 2013

Mendaftar ke Universitas Jerman

Setelah mencari informasi tentang jurusan yang diinginkan dan universitas yang akan dituju, langkah selanjutnya adalah mendaftar ke universitas. Kebanyakan calon mahasiswa Indonesia di Jerman mendaftar beberapa universitas sekaligus, sehingga jika ada universitas yang menolak, masih ada cadangan universitas lain. Hal ini khususnya bagi jurusan-jurusan yang memiliki NC (Numerus Clausus) atau yang tempatnya terbatas. Saya sendiri mendaftar ke 9 universitas. Sampai saat tulisan ini dibuat, saya baru diterima di 3 universitas karena pengumuman penerimaan jurusan yang memiliki NC biasanya akhir Juli / awal Agustus. Sangat disarankan untuk paling tidak mendaftar 1 universitas yang tidak memiliki NC (Zulassungsfrei) sehingga bisa langsung mendapatkan Zulassung. Pengalaman saya mendaftar ke jurusan yang Zulassungsfrei, Zulassung langsung keluar begitu pendaftaran saya sudah sampai ke universitas tersebut. Zulassung ini nantinya bisa dipakai untuk mengajukan visa.

Bagaimana langkah-langkah mendaftar?
Berdasarkan pengalaman saya, step by step mendaftar yang saya lakukan yaitu:
  1. Setelah memutuskan jurusan yang diambil, saya browsing di www.studieren.de untuk melihat universitas mana saja yang menawarkan jurusan yang saya inginkan. Selain itu kamu juga bisa meminta brosur DAAD "Degree Courses at German Universities: An Overview by Subject Area, 9th Edition". Brosur ini saya dapatkan dari kantor DAAD di Surabaya. Kamu juga bisa mendownload brosur ini secara online di sini. Di brosur ini tertulis sedikit penjelasan tentang jurusan kamu dan universitas yang menawarkan program ini. 
  2. Setelah saya mencatat universitas yang menawarkan jurusan saya, saya mengunjungi website universitas-universitas ini satu persatu untuk memastikan bahwa jurusan yang saya inginkan masih ditawarkan, karena ada kalanya jurusan yang dimau sudah tidak dibuka lagi (misal karena masih hanya menawarkan gelar Diplom).
  3. Di website ini saya juga mencari informasi tentang Bewerbung dan Zulassung. Di website biasanya terdapat informasi untuk Bewerbung bagi äusländische Studenten, kapan Bewerbung dimulai, bagaimana cara pendaftaran, jika kamu masih ada pertanyaan bisa menanyakan ke Studienberater universitas masing-masing.
  4. Mengisi formulir pendaftaran. Petunjuk pengisian formulir pendaftaran bisa dilihat di sini. Perhatikan juga formulir mana yang diminta oleh universitas, apakah pendaftaran secara online (apa harus membuat account) atau formulir apa yang harus didownload
  5. Mencetak dan menandatangani formulir pendaftaran
  6. Mengumpulkan dokumen-dokumen yang akan dikirim bersama dengan formulir. Jangan lupa untuk mengirim legalisir dokumen dan terjemahannya, jangan mengirimkan dokumen asli karena dokumen ini tidak dikembalikan oleh universitas. Untuk informasi legalisir bisa dilihat di link ini, penerjemahan dokumen di sini, dan dokumen-dokumen apa saja yang diperlukan bisa dilihat di sini.
  7. Mengirimkan dokumen ke alamat yang benar. Jangan lupa untuk menanyakan ke Studienberater atau melihat di website universitas kemanakah dokumen kamu harus dikirim. Biasanya ke Immatrikulationsamt atau International Office. Alamat pengiriman juga biasanya tercantum di formulir pendaftaran universitas. Jangan mengirim pendaftaran ke Hauptgebäude atau gedung utama universitas karena kebanyakan alamat Hauptgebäude berbeda dengan alamat Immatrikulationsamt / International Office (bahkan kode posnya berbeda). Supaya lebih yakin coba tanyakan ke Studienberater. Ada kalanya alamat ini tidak berupa nama jalan, melainkan Postfach atau P.O Box. Cukup dituliskan saja seperti biasa, nama universitas kemudian International Office kemudian Postfach 1234 (nomor Postfachnya) yang penting ada kode pos dan kota yang dituju. Berdasarkan pengalaman saya mengirim ke alamat tanpa nama jalan (hanya postfach, untuk Uni Bonn dan TU Braunschweig), semua pendaftaran saya sampai ke tempat tujuan dengan tepat waktu. Ini beberapa alamat untuk pendaftaran universitas yang saya pakai. Untuk metode pengiriman menggunakan pos, bisa melihat post ini
  8. Memastikan dokumen kamu sampai dengan cara mengirimkan email ke bagian Immatrikulationsamt, menanyakan apakah pendaftaran yang kamu kirim sudah diterima. Ada kalanya pihak universitas tidak mau menjawab secara personal tentang pendaftaran kamu. Ini tidak masalah, nantinya kamu pun akan tetap mendapatkan email bahwa pendaftaran kamu sudah diterima "Ihr Antrag auf Zulassung ist eingegangen" dan akan diproses.
  9. Menunggu jawaban dari universitas. Jawaban universitas bisa langsung didapat atau bisa memakan waktu yang cukup lama. Pastikan untuk secara rutin mengecek email kamu, mungkin saja misal universitas sudah mengirimkan Zulassung tapi akun kamu email ini masuk dalam folder Junk / Spam. Silakan membaca link ini untuk informasi lebih lanjut.

Update 08. 07. 2013

Ini pengalaman pribadi saya sih, dari 8 universitas yang saya daftar, berikut status pendaftaran saya saat ini:
  1. Universität Hannover - diterima: Chemie
  2. TU Braunschweig - diterima: Chemie
  3. Karlsruher Institut für Technologie - diterima: Chemieingenieurwesen und Verfahrenstechnik
  4. Universität Ulm - diterima: Chemieingenieurwesen
  5. Universität Bonn - diterima: Ernährungs - und Lebensmittelwissenschaften (NC)
  6. RWTH Aachen - diterima: Chemie (NC)
  7. TU München - diterima: Technologie und Biotechnologie der Lebensmittel
  8. TU Berlin - diterima: Lebensmitteltechnologie (NC)
Setelah mendapat Zulassung ke-7 dari München saya memutuskan langsung mengambil tempat di TUM

Wednesday, June 12, 2013

Vorpraktikum

Salah satu persyaratan untuk diterima di universitas Jerman adalah menyelesaikan beberapa minggu Vorpraktikum, atau kerja magang (internship). Pada dasarnya universitas di Jerman mau calon mahasiswanya mempunyai sedikit pengetahuan tentang jurusan yang akan diambil, jadi bukan benar-benar dari nol. Hampir semua universitas memperbolehkan calon mahasiswa untuk mencari tempat magang mereka masing-masing. 

Berapa lama saya harus melakukan Vorpraktikum?
Jangka waktu Vorpraktikum yang harus diselesaikan berbeda-beda, tergantung dari universitas masing-masing, tapi kira-kira sekitar 4-8 minggu. Jadi prinsipnya, untuk dapat lulus dan mendapatkan gelar Bachelor, mahasiswa diminta untuk menyelesaikan sekitar 12-16 minggu kerja magang. Nah sekitar 4-8 minggu dari waktu magang ini harus kamu selesaikan sebelum kamu memulai studi (ada juga yang meminta sebelum kamu masuk ke semester 2 / 3). Jadi, jika kamu menyelesaikan lebih banyak waktu magang di awal, maka nantinya "hutang" waktu magang yang harus kamu lunasi lebih sedikit. Perlu diingat, bahwa di Jerman sendiri kebanyakan universitas tidak memberikan semester khusus untuk magang. Jadi kamu perlu menyempatkan waktu tersendiri untuk kerja magang selama kuliah.

Apa ini sebuah keharusan?
Tergantung dari universitas masing-masing. Ada universitas yang meminta Vorpraktikum sebagai syarat pendaftaran, ada yang tidak. Namun kebanyakan universitas mensyaratkan penyelesaian kerja magang sebagai syarat untuk lulus. Jadi, menurut saya, lebih baik menyelesaikan 6-8 minggu Vorpraktikum sebelum studi, jadi nantinya saat kuliah di Jerman kita tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mencari tempat kerja magang.

Apa yang harus dilakukan selama Vorpraktikum?
Ini juga bisa ditanyakan ke universitas masing-masing. Untuk saya, karena saya akan studi di jurusan Teknologi Pangan (Lebensmitteltechnologie), maka kebanyakan dari pekerjaan magang saya berhubungan dengan pekerjaan laboratorium, seperti uji bahan makanan, membandingkan pengaruh zat tertentu pada bahan makanan, dll. Pada dasarnya yang perlu kita kuasai adalah sedikit skill dan pengetahuan tentang jurusan yang akan dimasuki.

Apa yang harus saya tunjukkan sebagai bukti?
Tentunya setelah kita menyelesaikan masa magang kita akan mendapatkan sebuah surat dari perusahaan / instansi tempat kita magang dimana kita telah menyelesaikan masa magang kita dan apa saja hal-hal yang dipelajari selama magang. Surat ini disebut Praktikumsnachweis / Praktikumsbescheid. Umunya surat inilah yang harus ditunjukkan ke universitas pada masa daftar ulang (Einschreibung). Namun ada kalanya beberapa universitas meminta kita membuat laporan sebagai bukti kita menyelesaikan masa magang. 

Apa isi Praktikumsnachweis?
Isi Praktikumsnachweis kira-kira menjelaskan bahwa kamu telah menyelesaikan Vorpraktikum dari tanggal berapa sampai tanggal berapa, dimana kamu telah mempelajari beberapa hal. Praktikumsnachweis umumnya bisa dibuat dalam bahasa Jerman dan Inggris (karena tentunya tidak semua employer mengenal bahasa Jerman). Berikut sedikut contoh isi Praktikumsnachweis yang saya buat. 

Praktikumsnachweis

Frau / Herr (nama kamu), geboren am (tanggal lahir) in (tempat lahir), wohnhaft in (alamat), hat bei uns in dem Zeitraum von (mulai magang) bis (selesai magang) ein Praktikum / Vorpraktikum in den Bereichen (bidang magang). Während des Praktikums hat sie folgende Tätigkeiten ausgeübt:

(dalam bentuk poin-poin, tuliskan secara jelas sekitar 5 hal yang sudah kamu pelajari)

Frau / Herr (nama) hat alle ihre übertragenen Aufgaben stets zu unserer vollsten Zufriedenheit ausgeführt. Sie arbeitete sich in kürzester Zeit selbständig in alle relevanten Themenbereiche ein und zeigte über das Normalmaß weit hinaus gehenden Einsatz bei der Erledigung ihrer Aufgaben.


Tempat, Tanggal dibuatnya surat

(Tanda Tangan)
Nama Penulis Surat
Jabatan
 

Mencari tempat Vorpraktikum memang tidak mudah, kecuali jika kita mencari tempat Vorpraktikum di Jerman. Disana memang banyak perusahaan-perusahaan yang menawarkan program Vorpraktikum bagi calon mahasiswa. Tapi jika ingin menyelesaikan Vorpraktikum di Indonesia, tentunya tidak mudah mencari tempat karena memang orang-orang di Indonesia masih asing dengan istilah Vorpraktikum. Apalagi dengan kualifikasi kita yang tentunya masih sangat kurang, baru lulusan SMA dan hanya menginginkan kerja untuk beberapa minggu saja. Saya sendiri sudah menyelesaikan Vorpraktikum di dua tempat. Satu di sebuah pabrik kenalan orang tua dan satu lagi di sebuah lab di universitas. Saran saya, koneksi sangat berperan untuk mendapatkan tempat praktikum. Selain itu, jangan mengharapkan untuk mendapatkan bayaran. Penting diingat bahwa disini yang kita cari bukanlah uang, tapi pengalaman dan pengetahuan yang bisa dipakai di masa kuliah nanti.

Sunday, June 9, 2013

Beberapa Alamat untuk Pendaftaran ke Universitas

Seringkali universitas di Jerman memiliki banyak alamat yang membuat pendaftar bingung, kemana kita harus mengirimkan pendaftaran. Berikut saya tuliskan beberapa alamat Immatrikulationsamt, kantor yang mengurus soal pendaftaran di universitas-universitas yang pernah saya daftar.

TU Braunschweig:
TECHNISCHE UNIVERSITÄT BRAUNSCHWEIG
INTERNATIONAL OFFICE
POSTFACH 3329
38023 BRAUNSCHWEIG
GERMANY

Uni Bonn
UNIVERSITÄT BONN
ABT. 1.3 STUDENTENSEKRETARIAT / DEZERNAT 1
POSTFACH, POSTANSCHRIFT 53012 BONN
53012 BONN
GERMANY

RWTH Aachen
RWTH AACHEN UNIVERSITY
INTERNATIONAL OFFICE - ABT. 2.1 
TEMPLERGRABEN 57
52062 AACHEN
GERMANY

TU München
TECHNISCHE UNIVERSITÄT MÜNCHEN
IMMATRIKULATION DES SSZ
ARCISSTRASSE 21
80333 MÜNCHEN
GERMANY

KIT
KARLSRUHER INSTITUT FÜR TECHNOLOGIE
INTERNATIONAL STUDENTS OFFICE
ADENAUERRING 2
76128 KARLSRUHE
GERMANY

Uni Hannover
LEIBNIZ UNIVERSITÄT HANNOVER
IMMATRIKULATIONSAMT
WELFENGARTEN 1
30167 HANNOVER
GERMANY

uni-assist e.V

uni-assist adalah sebuah badan perwakilan dari universitas-universitas di Jerman. Tugas uni-assist adalah membantu universitas dalam mengecek keaslian dokumen. Sebagian dari universitas di Jerman sudah tergabung dengan uni-assist dan meminta pendaftar dari luar Jerman (ausländischer Bewerber) untuk mendaftarkan lewat uni-assist.

Kenapa saya harus mendaftar lewat uni-assist?
Di uni-assist nanti pendaftaran kamu akan diperiksa keaslian dan kelengkapan dokumennya. Selain itu nilai-nilai akhir kamu akan diubah ke nilai menurut sistem Jerman. Setelah uni-assist selesai memeriksa dan mengecek dokumen, nantinya pendaftaran kamu akan diteruskan di jurusan masing-masing. Jika kamu mendaftar ke jurusan tanpa NC, maka kamu akan segera mendapat Zulassung dari universitas. Tetapi jik kamu mendaftar ke jurusan dengan NC, maka pendaftaran kamu akan diproses dengan pendaftar-pendaftar lainnya. PENTING: Sebelum mendaftar, cek / tanyakan kepada universitas yang dituju apakah lulusan Studienkolleg (pemegang Ijazah Feststellungsprüfung perlu untuk mendaftar lewat assist atau apa bisa langsung ke universitas tersebut. Ada beberapa universitas yang memperbolehkan siswa dari luar Jerman untuk mendaftar langsung ke universitas jika sudah menyelesaikan Studienkolleg)

Apa keuntungan mendaftar lewat uni-assist?
Berdasarkan pengalaman saya berurusan dengan uni-assist, ada keuntungan dan kerugiannya. Beberapa keuntungannya antara lain:
  • Menghemat dokumen. Bagi kita yang ingin mendaftar ke beberapa universitas yang tergabung dalam uni-assist, maka kita hanya memerlukan 1 set dokumen seperti Ijazah, Rapor, terjemahan, dll. Sisa dokumen lainnya bisa kita pakai sebagai cadangan di Jerman atau untuk mendaftar ke universitas lain yang tidak tergabung dalam assist.
  • Menghemat biaya kirim. Semua pendaftaran untuk beberapa universitas dikirimkan ke alamat uni-assist sehingga cukup membayar sekali biaya kirim dibandingkan jika mengirim ke universitas yang berbeda satu-persatu.

Apa kerugian mendaftar lewat uni-assist?
Terlepas dari keuntungan-keuntungan diatas, saya sarankan bagi pendaftar yang universitasnya termasuk uni-assist untuk mendaftar ke beberapa universitas lain sebagai cadangan, karena ada beberapa kinerja uni-assist yang saya lihat merugikan:
  • Biaya pendaftaran. Bagi kita yang ingin mendaftar lewat uni-assist, terdapat biaya pemeriksaan yang cukup lumayan yang harus dibayar. Pendaftaran ke universitas langsung sendiri sebenarnya tidak dikenakan biaya (selain biaya pengiriman dokumen)
  • Kinerja uni-assist lama. Butuh waktu sekitar 4-6 minggu bagi uni-assist untuk mengecek dokumen. Waktu yang cukup lama tentunya, apalagi jika kita mengirimkan pendaftaran cukup mepet. Sebagai contoh dalam kasus saya, saya mengirimkan pendaftaran ke uni-assist secara pos sekitar tanggal 8 Mei 2013 lewat pos, dan dokumen saya sampai seminggu kemudian, tanggal 16 Mei 2013. Saya telah mendapatkan bukti dari uni-assist bahwa dokumen ini sudah masuk, tapi sampai saat ini (9 Juni 2013) belum ada kabar lebih lanjut tentang apakah dokumen saya sudah dikerjakan atau belum.
  • Layanan konsultasi yang kurang efektif. uni-assist belakangan menutup layanan pertanyaan lewat email dan meminta kita menggunakan "Kontaktformular". Berdasarkan pengalaman saya berhubungan dengan email lewat uni-assist, balasan email saya berjarak cukup lama dari waktu saya menulis email.
Berapa biaya yang dibutuhkan untuk mendaftar lewat uni-assist?
Sampai saat tulisan ini ditulis, biaya pendaftaran uni-assist berjumlah sebagai berikut:
  • Pendaftaran 1 Universitas / universitas pertama dari beberapa universitas (per semester, per jurusan): 68 Euro
  • Pendaftaran universitas kedua dan seterusnya:  15 Euro.
Jadi, jika kita misalnya ingin mendaftar ke 4 universitas, maka biaya yang harus dibayar adalah: 68 + 15 + 15 + 15 = 113 Euro. Jika kita semester kedepan ingin mendaftar lagi, maka kita harus kembali membayar 68 Euro, bukan 15 Euro.

Bagaimana mentransfer uang ini?
Sayangnya untuk wilayah Indonesia pembayaran tidak bisa dilakukan menggunakan kartu kredit. Jadi pilihannya ada 2: transfer bank atau transfer lewat Moneygram. Saya sendiri transfer lewat bank, jadi maaf bila saya tidak bisa menuliskan proses pengiriman uang lewat Moneygram karena saya tidak pernah menggunakan layanan tersebut. Cara transfer bank cukup mudah. Di halaman ini terdapat cara-cara pembayaran ke uni-assist. Untuk cara transfer, cukup mengisi formulir transfer. Data-data rekening uni-assist bisa ditemukan di http://www.uni-assist.de/bank-account.html. Jangan lupa untuk menuliskan berita transfer dengan format seperti ini:

ASAL NEGARA.  TANGGAL LAHIR. NAMA BELAKANG (SPASI) NAMA DEPAN. SEMESTER YANG DIDAFTAR. NOMOR PENDAFTAR / BEWERBERNUMMER UNI-ASSIST

Semuanya ditulis dalam huruf besar, jadi contohnya seperti ini:

INDONESIEN. 01.01.2000. KUNCORO FELICIA. WS13/14. 123456

Untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran lewat uni-assist, bisa dilihat di sini dan di link-link yang ada di website uni-assist. Menurut saya informasi di website ini sudah cukup jelas.

Update:

Sekitar 4-5 minggu setelah saya mengirimkan aplikasi saya ke uni-assist, pertengahan Juni lalu saya barusan mendapat kabar dari uni-assist tentang Bewerbung saya. Kabar dari uni-assist ini dalam bentuk dua email.

Email pertama berisi file pdf hasil perhitungan nilai ijazah SMA saya. Jadi nanti akan diberitahu oleh assist, berapa nilai akhir SMA kamu jika diubah ke sistem nilai Jerman. Nilai ini dirata-rata dengan nilai FSP dan inilah yang menjadi nilai akhir kamu. Di dokumen ini juga tertulis, bahwa dengan ijazah ini kamu bisa mendaftar ke jurusan apa (karena saya SMA jurusan IPA dan mengambil Studienkolleg T Kurs maka di dokumen saya ditulis "Technische, mathematische, und naturwissenschaftliche Fächer".

Di email kedua terdapat file pdf berisi hasil pemeriksaan dokumen dan status aplikasi kamu. Jika aplikasi kamu memenuhi syarat maka akan tertulis:
Wir freuen uns, Ihnen mitteilen zu können, dass wir in Kürze Ihre Bewerbung elektronisch an die Uni ... zur weiteren Bearbeitung übermitteln werden. Ihre Unterlagen erfüllen die von der Hochschule festgelegten Vorprüfungs-Kriterien für eine Bewerbung für den gewünschten Studiengang. Die Hochschule wird Ihre Bewerbung nun weiterbearbeiten und Sie zu gegebener Zeit darüber informieren, ob Sie zum Studium zugelassen werden können oder nicht. 
Jika aplikasi kamu karena suatu hal tidak bisa dikirimkan ke universitas yang bersangkutan, maka uni-assist akan memberitahu kamu juga tentang hal ini dan alasannya. Nah pengalaman saya sendiri dari 4 aplikasi yang saya daftarkan melalui uni-assist, 2 dari itu tidak bisa dikirimkan ke universitas yang bersangkutan, karena ternyata lulusan Studienkolleg harus mendaftar langsung ke universitas, bukan melalui uni-assist. Di email yang saya dapat ditulis bahwa uni-assist menawarkan untuk mengembalikan biaya administrasi saya dengan potongan 10 Euro. Tapi dengan syarat bahwa uni-assist hanya mau mengembalikan biaya ke rekening Jerman bukan rekening luar negeri. Setelah aplikasi kamu diteruskan ke universitas, maka universitas akan memproses aplikasi kamu. Jika jurusan yang kamu daftar tidak ada NC, maka kamu bisa mendapat Zulassung dalam waktu dekat.


Update (05.07.2013):

Tanggal 25 Juni kemarin, saya akhirnya mendapat Zulassung dari Universität Ulm, setelah beberapa minggu sebelumnya aplikasi saya dikirimkan ke universitas ini oleh uni-assist.

Friday, June 7, 2013

Orientierungstest

Saat ini semakin banyak universitas di Jerman yang meminta bukti keikutsertaan dalam Orientierungstest sebagai syarat pendaftaran. Orientierungstest ini pada dasarnya adalah tes minat. Kamu akan diberi serangkaian pertanyaan seputar bidang yang berbeda-beda, dan kamu bisa menjawabnya dengan "Sangat cocok untuk saya" hingga "Tidak cocok sama sekali untuk saya". Gunanya adalah untuk mengetahui jurusan apa yang cocok untuk kamu. Cara berpartisipasi dalam tes ini sangat mudah. Orientierungstest apa yang diminta oleh universitas, tergantung dari universitas itu masing-masing. Saya sarankan sebelum mengirimkan aplikasi kamu menggoogle terlebih dahulu apakah ada Orientierungstest khusus bagi universitas yang akan dituju dengan keyword "Orientierungstest (uni yang dimaksud)". Selama proses mendaftar universitas saya menemukan beberapa variasi Orientierungstest yang berbeda-beda, antara lain:

  • http://was-studiere-ich.de. Ini merupakan Orientierungstest yang dikeluarkan oleh Mendiknas negara bagian (Bundesland) Baden Württemberg dan berlaku wajib untuk semua universitas di wilayah ini. Jadi, semua siswa yang ingin mendaftar ke universitas di wilayah Baden Württemberg harus menunjukkan bukti keikutsertaan tes ini. Pengerjaan tesnya cepat sekitar 15-20 menit saja. Di akhir tes akan ada bukti keikutsertaan (Teilnahmebestätigung) yang bisa didownload dan print outnya dikirim bersama dengan pendaftaran.
  • SelfAssesment RWTH Aachen. Semacam tes kemampuan untuk mengetahui kemampuan kamu menjawab pertanyaan yang relevan dengan jurusan yang diinginkan. Pengerjaan tes ini sekitar 1,5 jam. Cara mengikutinya, buat account di website Selfassesment, kerjakan tes yang sesuai dengan jurusan yang diinginkan (bukan tes minat general karena tidak ada Teilnahmebestätigung). Setelah mengerjakan tes ini maka akan ada Teilnahmebestätigung (sertifikat partisipasi) yang bisa didownload dalam bentuk pdf dan di print. Print out dari sertifikat ini harus dikirimkan bersama dengan pendaftaran ke RWTH Aachen.
  • Orientierungstest Fachhochschule NRW. Khusus untuk siswa yang ingin mendaftar ke Fachhochschule/ FH (University of Applied Science) yang berada di Bundesland Nordrhein-Westfallen, harus mengikuti tes ini. Sebenarnya soal yang ditanyakan sama dengan Orientierungstest Universitas Baden Württemberg, tapi Teilnahmebestätigung yang dikeluarkan berbeda
Apa Orientierungstest ini mempengaruhi kesempatan saya diterima?
Nah untuk pertanyaan ini, saya juga kurang tahu karena saya sendiri tidak bekerja di bagian penerimaan. Tapi setahu saya, yang penting adalah menyertakan bukti keikutsertaan tes ini. Di Teilnahmebestätigung sendiri hanya akan tertulis bahwa kamu sudah mengikuti tes ini, tidak tercantum hasil tes. Tapi setelah mengerjakan tes kamu akan diberi TAN number. Dengan nomor ini kamu bisa melihat kembali hasil tes yang telah kamu kerjakan. Tapi bukan berarti kita bisa dengan asal mengerjakan tes ini karena bisa jadi, universitas meminta kita memberikan TAN number ini pada saat daftar ulang.

Mengirim Dokumen Menggunakan Pos

Semua dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar harus dikirimkan lewat pos, bukan hanya di email atau di scan. 2 layanan umum yang digunakan untuk pengiriman dokumen dari Indonesia ke Jerman adalah DHL dan Pos Indonesia (EMS).

  • DHL, agen pos dari Jerman. Menawarkan layanan jasa pengambilan ke rumah, tarif sekitar 450-550 ribu rupiah untuk dokumen (kurang dari 500 gram) per amplop per alamat. Sampai sekitar 3 hari
  • Pos Indonesia (EMS). Saya sendiri selalu mengirim memakai ini karena lebih murah. Untuk dokumen yang kurang dari 500 gram harga berkisar dari 237 ribu - 289 ribu per amplop per alamat. Sampai sekitar 1 minggu (5 hari kerja). Bisa di tracking di www.posindonesia.co.id dengan memasukkan nomor barcode (EE…. ID)

Motivationsschreiben

Idealnya Motivationsschreiben yang baik adalah 1 halaman A4, sekitar 500-750 kata. Jangan membuatnya terlalu panjang, karena perlu diingat: pihak universitas menerima ratusan bahkan bisa ribuan pendaftar yang masing-masing menulis Motivationsschreiben yang berbeda dan mereka harus membacanya satu-satu. Diusahakan tidak ada kesalahan grammar dan penulisan dalam membuat Motivationsschreiben karena dengan membaca tulisan ini pihak universitas akan tahu kemampuan bahasa Jerman kita seberapa. Ditulis seperti halnya kita akan mengirim email. Diawali dengan Sehr geehrte(r) Damen und Herren, dan ditutup dengan Mit freundlichen Grüßen, nama.

Isi dari Motivationsschreiben: 
  • Salam pembuka, perkenalan diri (nama, umur, asal, pendidikan terakhir, jika studkol: Ich habe in diesem Jahr am Studienkolleg … meine Feststellungsprüfung mit der Abschlussnote von … bestanden), pernyataan bahwa dengan tulisan ini saya akan menjelaskan alasan saya mendaftar ke jurusan …. di universitas anda
  • Alasan, kenapa tertarik dengan jurusan tersebut (misal jika mendaftar ke jurusan teknik kimia, jelaskan kenapa tertarik dengan kimia / teknik kimia secara general)
  • Kenapa ingin studi di Jerman. Jangan hanya menulis "karena murah" atau "karena bagus". Jelaskan lebih spesifik, bagusnya seperti apa, dll. 
  • Apa yang menarik dari jurusan yang ditawarkan di universitas tersebut (misal: apa yang membuat kamu tertarik mendaftar ke jurusan teknik kimia universitas X? Apa spesialnya?)
  • Ekspektasi pekerjaan (Berufliches Ziel, ingin kerja dimana? Bagaimana bisa masa studi kamu di universitas ini membantu kamu dalam mencapai harapan jabatan yang diinginkan?)
  • Schwerpunkt / titik berat yang menarik dari jurusan yang ditawarkan di universitas tersebut (baca modul / studienverlaufsplan dari jurusan yang diinginkan di website universitas. jika ada yang menarik, sebutkan dan berikan alasan mengapa)
  • Mengapa ingin studi di universitas tersebut? (kualitasnya kah? keberadaan murid internasional yang banyak? dll)
  • Keterangan tentang Vorpraktikum / Berufsausbildung, jika diminta. Apa yang dipelajari selama pengalaman kamu bekerja?
  • Deskripsi diri sekilas (sifat-sifat positif, penting: saya senang bekerja sendiri, tapi juga suka berpartisipasi dalam team), hobi, minat
  • Penutup (saya tahu bahwa tidak mudah untuk mendapatkan tempat di jurusan ini, tapi saya yakin bahwa saya bisa memenuhi persyaratan yang ada.)
                                              

Lebenslauf, bagaimana cara menulisnya?

Hampir (jika tidak semua) semua universitas meminta kita untuk menyertakan Lebenslauf jika kita ingin mendaftar ke universitas mereka. Lebenslauf ini maksudnya Daftar Riwayat Hidup / CV. Ada dua jenis Lebenslauf, yaitu:

  • Tabellarischer Lebenslauf. Ini maksudnya lebenslauf akan berbentuk seperti tabel, hanya berisi data-data kita dalam bentuk poin-poin singkat.
  • Schriftlicher Lebenslauf. Lebenslauf dalam bentuk tertulis, data-data kita ditulis dalam bentuk kalimat yang membentuk sebuah paragraf yang koheren. 
Lebenslauf seperti apa yang diminta universitas?
Kebanyakan universitas meminta Lebenslauf dalam bentuk tabellarischer Lebenslauf. Biasanya ada tulisan "lückenloser, tabellarischer Lebenslauf". Ini berarti selain Lebenslauf kamu harus berbentuk tabel, tapi Lebenslauf juga tidak boleh "bolong" dalam artian setiap riwayat pendidikan / pekerjaan harus dicantumkan. 

Apa isi Lebenslauf yang ideal?
Lebenslauf idealnya 1-2 halaman saja. Template untuk membuat Lebenslauf bisa dilihat di europass. Tapi jika kamu memang ingin mencoba menulis Lebenslauf sendiri, isinya kurang lebih seperti ini:

LEBENSLAUF (judul)

Angaben zur Person (di sebelah kanan diberi pasfoto)

Nachname(n), Vorname (n): Mustermann, Max
Addresse(n): Alamat tempat tinggal sekarang
Korespondenzaddresse: Alamat untuk pengiriman dokumen (semua surat dari universitas akan dikirim ke sini)
Telefon: telefon rumah
Handy: nomor HP
E-mail: alamat email yang masih aktif (semua e-mail dari universitas akan dikirim ke sini)
Staatsangehörigkeit: kewarganegaraan, diisi Indonesisch (bukan Indonesien)
Geburtsdatum / Ort: DD.MM.YYYY (mis: 01.01.2013) in (tempat kelahiran)
Geschlecht: männlich / weiblich
Familienstand: ledig (single) atau verheiratet (sudah menikah)

Angestrebtes Studium

Bachelor of .... (gelar yang ditawarkan oleh universitas) in ... (nama jurusan), ... (nama universitas)

Schulische Ausbildung (riwayat pendidikan, dari SD sampai Studienkolleg)

MM/JJJJ - MM/JJJJ     (nama SD dalam bahasa Indonesia), (kota)
                                     Grundschule

MM/JJJJ - MM/JJJJ     (nama SMP dalam bahasa Indonesia), (kota)
                                     Gesamtschule
MM/JJJJ - MM/JJJJ     (nama SMA dalam bahasa Indonesia), (kota)
                                     Oberschule
MM/JJJJ - MM/JJJJ     (nama studienkolleg), (kota)
                                     Schwerpunkt __ Kurs (apakah T / M / G / W)
                                     Durchschnittsnote der Feststellungsprüfung: (nilai rata-rata FSP)
Berufserfahrung (pengalaman kerja, kerja praktek, pendidikan kerja)

MM/JJJJ - MM/JJJJ    Aktivitas yang dikerjakan, bagian apa
                                     Jabatan (Praktikantin / usw)
                                     nama PT / tempat kerja, kota, negara

Engagement (aktivitas sosial, pernah ikut organisasi apa saja)

MM/JJJJ - MM/JJJJ    Jenis aktivitas
                                    Tempat menjalankan aktivitas / nama organisasi

Kenntnisse und Fähigkeiten (keterampilan bahasa, kemampuan lainnya)
Sprachkenntnisse:                   nama bahasa (tingkat kemahiran)
IKT- Kenntnisse:                     kemampuan informatik / komputer            
Künstlerische Fähigkeiten:    kemampuan seni (alat musik yang dikuasai, menggambar, choir, dll)
Führerschein:                           kemampuan berkendara. 

Interessen
Hobi dan Minat. Ditulis dalam bentuk Nomen (interest) (Lesen, Fotografie, Film, dll dll).
 
Note: 
  • Untuk kemampuan bahasa, tingkat kemahiran yang dimaksud bisa dipilih mulai dari Grundkenntnisse, gut, fliessend, verhandlungssicher, Muttersprache
  • Kemampuan informatik / komputer yang dimaksud bisa ditulis seperti: MS Office, Adobe, Web Design, C++, Film Editing, dll)
  • Untuk bagian kemampuan berkendara: jika punya SIM di Indonesia, tulis B für Auto (Nationaler Führerschein, nur gilt in Indonesien). Untuk mobil pribadi memang di Jerman SIM B, bukan SIM A seperti di Indonesia
Di akhir Lebenslauf, jangan lupa menuliskan tempat dan tanggal pembuatan, tanda tangan, dan nama terang. 

Dokumen untuk Pendaftaran Universitas

Untuk mendaftar universitas di Jerman, selain mengisi pendaftaran ada beberapa dokumen-dokumen yang perlu disertakan, antara lain:

  • Formulir pendaftaran. Petunjuk tentang formulir pendaftaran bisa dilihat di sini. Jangan lupa untuk menandatangan formulir ini sebelum dikirim. 
  • Fotokopi Ijazah SMA yang sudah dilegalisir oleh sekolah. Petunjuk legalisir bisa didapatkan di sini
  • Terjemahan fotokopi ijazah SMA. Petunjuk terjemahan bisa didapatkan di sini
  • Fotokopi Rapor Kelas 3 SMA yang sudah dilegalisir oleh sekolah
  • Terjemahan fotokopi rapor
  • Fotokopi SKHUN yang sudah dilegalisir oleh sekolah
  • Terjemahan fotokopi SKHUN
  • Ijazah Studienkolleg yang sudah dilegalisir oleh pihak Studienkolleg yang mengeluarkan atau Kedutaan Jerman.
  • Jika Ijazah kamu memungkinkan untuk tidak mengikuti Studienkolleg, maka perlu menyertakan Ijazah kemampuan berbahasa Jerman (mis: DSH 2, TestDAF 4x4, C1 / C2). Untuk keterangan lebih lengkap, ijazah bahasa Jerman apa saja yang diakui universitas, bisa melihat di website universitas masing-masing
  • Fotokopi Akte Kelahiran*
  • Terjemahan Akte Kelahiran*
  • Fotokopi Paspor (bagian depan berisi identitas paspor dan tanda tangan, serta bagian belakang berisi alamat)
  • Pasfoto 1 lembar. Jika yang diminta "Passbild" atau "Lichtbild in Passbildgroße" maka yang dimaksud ukuran 3,5 x 4,5. Jika tidak ada keterangan, hanya "Lichtbild" maka ukuran selain itu misal 4 x 6 juga bisa.
Ketentuan pasfoto:

Pasfoto 3,5 x 4,5 dibuat sesuai dengan ketentuan visa Eropa sebanyak 4 lembar. Ketentuan-ketentuan pembuatan Pasfoto. Pada umumnya seharusnya studio percetakan foto seperti Fuji Film sudah mengerti Pasfoto seperti apa yang dimaksud. Saya sendiri dulu tinggal bilang "Mau cetak pasfoto untuk ke Eropa" atau "Mau cetak pasfoto ukuran 3,5 x 4,5", mereka sudah tahu apa yang dimaksud. Tempat pencetakan pasfoto yang pernah saya kunjungi:
    • Surabaya: Gaya Indah Photo di Jalan Panjang Jiwo (perempatan Jemursari-Wonokromo-Panjang Jiwo). Tarifnya 5000 per lembar (cetak saja)
    • BSD, Tangerang: Surya Photo, di daerah ruko seberang BSD Plaza, dekat McD BSD. (alamat)
* Sebenarnya sih pihak universitas tidak mencantumkan perlunya akte kelahiran ini. Tapi pada saat saya mendaftar saya selalu menyertakan akte kelahiran. Menurut saya sih lebih baik menyertakan lebih dari yang diminta ketimbang jika dokumen kita kurang kita harus mengirim lagi yang tentunya akan makan waktu dan biaya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...